Di sebuah desa kecil d kaki gunung Kalaua, terdapat sepasang suami-istri miskin yang tinggal d sebuah gubuk reyot di sekitar tepi sungai Kalaua di kaki gunung.
Sang suami bekerja sebagai tukang kayu di desa kecil tersebut, sedangkan sang istri hanya ikut membantu mencari nafkah suaminya dengan menjual kue-kue di warung di desa dan menjadi buruh cuci di desa itu.
Sudah 5 tahun mereka menikah, tetapi belum di karuniai seorang anak pun. Mereka merasa sedih karena belum di karuniai kehadiran seorang anak di antara mereka.
Suatu malam di saat bulan purnama bersinar dengan indahnya di langit, Uame sang istri bermimpi di sungai Kalaua cahaya rembulan memantul di permukaan sungai, dari sinar yang memancar tersebut muncul sesosok wanita cantik berparas nan elok di hadapan Uame sambil tersenyum lembut & senang, perlahan wanita itu berubah menjadi secercah cahaya lembut yang mengitari Uame dan kemudian hilang perlahan dalam perut Uame dengan hangat & lembut.
Uame pun terbangun terkejut tetapi di iringi rasa heran dan senang yang bercampur aduk menjadi pertanyaan dalam benaknya.
Apakah gerangan maksud dari mimpi tersebut ?
. . . . . . To be continued . . .
Kamis, 29 Juli 2010
Hiyame
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar