saat perasaan melankolis menggandrungi..
rasanya ingin diri ini pergi..
pergi dan lenyap dalam kegelapan..
saat hati terpuruk dalam kelemahan..
di satu sisi hati ku berteriak kencang..
ini bukan caranya..
bukan jalannya..
untuk ku membuang semuanya..
kobaran api semangat yan tlah berkibar..
membara dalam hati kecil ku yang lemah..
takan ku redupkan bahkan padamkan..
ku harus pertahankan bahkan membuatnya lebih membara..
perasaan melankolis melahirkan sisi negatif..
kelemahan, ketakutan, ketidakmampuan..
bahkan rasa pengecut bagai pecundang..
yang membuat diri lebih rendah dan hina..
dalam tiap langkah ku..
ku lantangkan dengan keras..
bahwa ku mampu dan bisa..
menerjang tiap tantangan di depan mataku..
tak ada kata menyerah..
karna ku lahir bukan untuk jadi pecundang..
tetapi kelahiran ku untuk jadi seorang pemenang..
yang dapat mengalahkan segala hal termasuk diri ku..
berjuang berjuang berjuang..
kata yang selalu terucap dalam hati..
ku percaya..
tiap derap langkahku menuju apa yang ku inginkan..
alam semesta serta jagad raya seraya membantu..
serta melantunkan doa bagi ia yang bertekad baja..
karna itu ku tak mau menyerah..
takan menyerah..
oleh waktu dan takdir..
akan ku torehkan semangat yang takan padam..
ku kan taklukan waktu..
ku kan membuat takdirku..
karna ku hanya sebuah hal kecil dalam jagad raya..
meski kecil aku bagian dari jagad raya..
tapi ku takan lemah..
seluruh jagad akan mewujudkan apa yang ku tekadkan..
asal ku kuat dan tangguh dalam mancapainya..
tanpa rasa lelah..
serta tekad dan usaha maksimal..
Rabu, 30 Juni 2010
never surrender !!!
Diposting oleh Alfa Zalfah di 06.55 0 komentar
Label: motivation, poetry
Jumat, 18 Juni 2010
omong kosong (g usah di tanggepin)
lagi-lagi perasaan negatif muncul, rasa ini bagai menyiksa.
ku harap dapat menanggalkan rasa ini, tapi apalah kata rasa ini semakin memarah bagai meracuni pikiran ku, hingga hati ku tak kuasa menahan sakit yang membelenggu..
mungkin ini rasa cemburu, kesepian, bagai di tinggalkan tak seperti dulu.
ku ingin berdiri beriringan bersama mereka, tertawa seperti dahulu, bersenda gurau bersama, meluapkan segala dengan tawa dan kebersamaan..
tapi apalah kata, kini ku hanya dapat tersenyum masam, tertawa dalam kebohongan, dan berdiri memandang mereka ..
Diposting oleh Alfa Zalfah di 07.00 0 komentar
hanya dapat ...
saat rasa negatif mengaliri..
hanya kecemburuan yang terlahir..
dalam kesendirian pikiran..
dan kesenduan tangisan..
rasanya ingin air mata ini menitik..
tapi tertahan dalam emosi..
yang membelengu hati..
dari kebebasan berekspresi..
hanya menatap dengan senyuman..
mengiringi dengan dorongan..
dengan kuasa ku buang kesedihan..
rasa bagai di tinggalkan..
ku tetap tersenyum..
karna ku hanya dapat tersenyum..
melepas rasa saat melihat mereka..
walau tanpa sadar air mata mengalir..
Diposting oleh Alfa Zalfah di 06.11 0 komentar
Label: poetry
Rabu, 16 Juni 2010
just wait

can only look at him ..
memory in my heart ..
hope he's here ..
accompany the color of my day ..
if can I say ..
if can I raised ..
that I miss him ..
miss everything about him ..
but I just keep quiet ..
shut up and wait ..
standing with the existing strength ..
and survive the surge withstand any sense ..
I could not reach him ..
can only wait for him ..
standing with my independence and strength ..
waiting with my perseverance and patience ..
Diposting oleh Alfa Zalfah di 09.48 0 komentar
Label: poetry
Selasa, 15 Juni 2010
-Best Friend-
Put your hands up, raise your hands up,
Put up a hand for your best friends,
Put your hands up, raise your hands up,
Put up a hand for your best friends....
Some friends come, some friends go,
But there's no one like you,
You're the only friends I would tell my secrets to,
We got a special bond that no one can break through,
We're just like sisters,
And we stick together like glue....
Girls you know that we can read each others' minds,
And we've got each others' backs all the time,
So we just thought that we would let you know,
We'll be your friends for sure....
Best friends,
Girls, they never let each other down,
We're best friends,
No matter what we'll always be around,
When you need someone to talk to, girls,
You can count on us to be your best friends....
When you're glad, when you're sad,
We will be right here,
Anything you go through, call us up and share,
That's what friends are for, we will lend an ear,
Any burden that you carry will be ours to bear....
Girls you know that we can read each others' minds,
And we've got each others' backs all the time,
So we just thought that we would let you know,
We'll be your friends for sure....
Your best friends,
Girls, they never let each other down,
We're best friends,
No matter what we'll always be around,
When you need someone to talk to, girls,
You can count on us to be your best friends....
Girlfriends count on us,
We will be around whenever you need us,
Friends for life, yes indeed,
Got each others' backs permanently....
Put your hands up, raise your hands up,
Put up a hand for your best friends,
Put your hands up, raise your hands up,
Put up a hand for your best friends....
Best friends,
Girls, they never let each other down,
We're best friends,
No matter what we'll always be around,
When you need someone to talk to, girls,
You can count on us to be your best friends....
Best friends....we're best friends....
Girls, you can count on us to be your best friends....
Diposting oleh Alfa Zalfah di 19.30 0 komentar
Label: song
Senin, 14 Juni 2010
Tale of Amaya's story (part.1)
"aku suka kamu"..
sebuah kata-kata yang sulit sekali ku ucapkan, dan hanya dapat ku tulis dalam selembar kertas putih dengan pulpen ku.
siang itu matahari bersinar terik, cakrawala begitu biru sejauh mata memandang, sang bayu berhembus lembut menerpa. dengan gugup ku berdiri di hadapannya sembari menggenggam sepucuk surat yang telah ku tulis.
ku kumpulkan sebanyak mungkin keberanian yang ku punya, dengan tubuh kecil ku ini ku kumpulkan keberanian yang ku miliki. ku dongakan wajah ku menatapnya, dengan sesak dengan debaran jantung ini ku coba berkata-kata, tapi tak sepatah pun terucap. ku hanya dapat menjulurkan kedua tangan ku menyerahkan sepucuk surat yang ku tulis.
dengan enggang dia menerima surat yang ku tulis, kemudian ia membacanya di tempat. karena takut ku hanya dapat merunduk diam. perasaan ku bercampur aduk, perasaan senang, takut, gugup, dan berbagai perasaan yang sulit ku lukiskan bercampur aduk tak karuan.
ku angkat wajah ku perlahan untuk menatap dirinya. sesaat ku tertegun menatapnya. menatap dirinya merobek-robek surat yang ku tulis sepenuh hati ku, dan bibirnya seperti mengatakan sesuatu tapi aku tak dapat mendengarnya bagai angin yang berhembus pelan dengan suara samar yang hampir tak terdengar.
aku tak dapat menatap wajahnya, aku tak tau ekspresi apa yang di tunjukannya. ia pun berlalu pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun dan menatap wajahku yang merunduk pilu menelan rasa sakit dan malu yang tak terungkapkan.
bayangannya pun menghilang dari pandangan ku. sakit memang hati ku merasakannya, akan tetapi mengapa hati ini masih terus megharapkan dan mengejar bayangnya di padangan mata ku.
tak terasa 3 tahun berlalu dengan usaha ku mengejarnya tiada hasil dan nihil. akhirnya ku putuskan melupakannya dan memulai kehidupan ku yang baru di SMP sekarang ini bersama sahabat-sahabat yang selalu menemani dan membantu ku.
kehidupan ku pun berubah, style ku pun berubah. kini aku bukan anak SD yang manis dan suka memakai pakaian yang manis dan feminin, melainkan gaya ku yang baru.
4 bulan ku lewati masa ku di SMP dengan gembira tanpa memikirkannya. akan tetapi secara tiba-tiba ia kembali dalam kehidupan ku yang baru. bukan dengan cara yang menyenangkan dan kenangan yang indah, akan tetapi hanya keburukan yang menyelimuti diriku..
...........to be continued..
Diposting oleh Alfa Zalfah di 23.31 0 komentar
-Nobody’s Girl-
Yeah ... I'm nobody's girl.
I want your love
But yeah there are limits
You gotta know my plans every minute
Baby it's like you wanna own me
And it isn't right
Just cuz it feels so good when you hold me
Now all at once you wanna control me
Baby in case you don't remember
This is still my life
I'm not gonna do whatever you say
No, no..
If that's what you need
I'll be on my way
I'm nobody's girl
No boy's gonna tell me what to do
I'm nobody's girl
Don't treat me like I belong to you
I'm nobody's girl
Oh baby if I'm with you
It's cause I choose to be
Nobody owns me
I'm goin' places, I've got ambitions
Thank you but I don't need your permission
Baby before you give me your love
Give me your respect
I'm not gonna walk a few steps behind
No, no ...
If that's what you need
Then this is goodbye
I'm nobody's girl
No boy's gonna tell me what to do
I'm nobody's girl
Don't treat me like I belong to you
I'm nobody's girl
Oh baby if I'm with you
It's cause I choose to be
Nobody owns me, no!
Here's a new idea, just treat me like I treat ya
If you don't know how then baby I don't need you
It's a simple thing baby
Oh yeah
Don't try to tell me what to do
(Nobody) this is my life baby
(Nobody) oh yeah
If I'm with you it's cuz I choose to be
You don't own me!
I'm nobody's girl
No boy's gonna tell me what to do
I'm nobody's girl
Don't treat me like I belong to you
Nobody's girl
Oh baby if I'm with you
It's cuz I choose to be
Nobody owns me
I'm nobody's girl
No boy's gonna tell me what to do
I'm nobody's girl
Don't treat me like I belong to you
Nobody's girl
Oh baby if I'm with you
It's cuz I choose to be
Nobody owns me..
Ooh yeahh..
Diposting oleh Alfa Zalfah di 04.56 0 komentar
Label: song
Jumat, 11 Juni 2010
last smile & crying (part.2)
Yusaki terdiam kaku. ia tak menyangka dengan apa yang di lakukan oleh Naoki padanya. "Na..Nao..Naoki..?" Yusaki terbata-bata. tetapi Naoki hanya tersenyum hangat pada Yusaki.
Yusaki tak tau lagi harus berbuat apa, selain diam termenung dalam tundukan wajahnya yang merah merona. tangannya yang mungil dan dingin kini kian hangat dalam genggaman tangan Naoki yang besar dan hangat. mereka terdiam dalam hangatnya tangan yang saling bergenggaman di tengah dinginnya udara malam sambil menatap cakrawala.
"Yusa, masuk yuk, malam telah terlalu larut, udaranya juga tak baik bagi kesehatan mu Yusa." pinta Naoki pada Yusaki. tapi, Yusaki hanya diam dan tetap memandang cakrawala yang penuh bintang yang berkelap-kelip di iringi sayunya sinar rembulan.
"Yusa ?" panggil Naoki lembut. Yusaki menoleh pelan dan tersenyum, "maaf sebentar lagi ya." jawab Yusaki.
Naoki hanya mengeleng pelan. ia kemudian mendekatkan wajahnya ke telinga Yusaki dan berbisik pelan bagai suara angin berhembus. mendadak Yusaki pun terlonjak dari tempatnya duduk, wajahnya merona merah namun agak pucat. dengan cepat Naoki menyambar Yusaki dan menggendongnya masuk ke kamar.
"Nao.. turunkan aku.." pinta Yusaki memberontak.
Naoki kemudian menurunkan Yusaki di pinggir tempat tidur dalam posisi duduk. Naoki pun berjongkok di hadapan Yusaki dan menggenggam tangan Yusaki. "hari sudah larut, istirahatlah." ucapnya. Yusaki mengangguk dan merunduk diam.
Naoki pun bangkit, "kalo begitu selamat tidur Yusa." Naoki mengecup kening Yusa dan berlalu pergi meninggalkan Yusa di kamarnya sendirian.
Yusaki terduduk kaku dalam keheningan. ia memegang keningnya dengan tangan kanannya perlahan, terasa sebuah kehangatan yang lembut ketika ia merabanya. kini tangannya menjalur turun menyentuh bibirnya perlahan, aroma kehangatan yang lembut terasa jelas melingkupi bibir mungilnya, setuhan nan lembut bibir Naoki meruakan aroma Naoki yang khas dengan kelembutan dan kehangatannya.
***
malam berganti fajar, sang mentari pagi merumpunkan cahayanya dari ufuk timur memancarkan sinar keemasan yang berpadu dengan cakrawala fajar yang temaram tertutup samar-samar awan kelam.
Yusaki membuka mata perlahan, kemudian ia bangun dari tempatnya tidur dan berjalan menuju beranda. di bukanya tirai yang menutupi jendela, tersingkap cahaya mentari yag menyusup masuk ke dalam kamar dengan sinar lembut dan terang. jendela ke arah beranda pun di bukanya, dengan lembut semilir angin pagi berhembus merembes menerpa dirinya dengan kesejukan dan kelembutan di iringi hangatnya mentari pagi yang menyinari.
TOK.. TOK.. TOK.. terdengar suara ketukan dari arah pintu kamar Yusaki.
"Yusa.." panggil sebuah suara.
kriieett.. pintu kamar berdecit terbuka perlahan. sesosok pemuda memasuki kamar Yusaki, mata pemuda itu melemparkan pandangan ke seluruh ruang.
whueesss.. terdengar suara angin berhembus pelan menerpa dirinya. perhatian Naoki pun teralih ke arah hembusan itu datang dari jendela beranda yang terbuka.
Naoki berjalan perlahan ke arah beranda. sinar matahari yang merambas masuk menciptakan sesosok bayang seorang gadis bermandikan sinar mentari dan rambutnya melambai dengan lembut terkena terpaan angin yang berhembus di pagi itu.
sosok yang terekam dalam pandangan Naoki bagai seorang bidadari yang menampakan dirinya di kala selepas fajar. Naoki terperangah tak berkata-kata saat mengetahui sosok gadis yang bagai bidadari kini berdiri membelakanginya.
Naoki memberanikan dirinya perlahan menyentuh gadis itu, tapi di urungkan niatnya. ia berjalan mengitari sosok itu dan memandangnya dari samping. Naoki terbelak melihat Yusaki yang..
.........to be continued..
Diposting oleh Alfa Zalfah di 23.38 0 komentar
Label: story
Kamis, 10 Juni 2010
bolehkah ?
bolehkah ku miliki perasaan ini..
bolehkan ku merasakan perasaan ini..
bolehkah ku melanjutkan perasaan ini..
perasaan yang lahir dalam ketidaksengajaan..
walau tak mungkin memiliki mu..
walau takan pernah memiliki mu..
walau kau sudah ada yang memiliki..
bolehkan perasaan ini ku berikan untuk mu..
melihat senyum mu..
melihat tawa mu..
melihat bahagia mu..
adalah kebahagian bagi ku..
karena itu..
biarkan aku tetap di sini..
walau bukan di sisi mu..
tetap bersama mu..
walau bukan untuk mu atau untuk ku..
ku menatap mu selalu..
Diposting oleh Alfa Zalfah di 06.32 0 komentar
Label: poetry
last smile & crying (part.1)
udara malam ini dinginnya seperti menusuk hingga ke tulang sum-sum. Yusaki duduk di beranda lantai 2 di kamarnya yang menghadap ke laut lepas sambil menatap lekat langit malam yang kelam berhias rembulan dan bintang-bintang.
"Yusa ?" seseorang memanggil dari arah pintu kamar. Yusaki menoleh ke arah pintu yag terbuka perlahan. "Nao ?" suaranya bagai tenggelam dalam decitan pintu yang bergeser.
"Yusa, sedang apa ?" tanya Naoki sembari memasuki kamar Yusaki dan berjalan menuju beranda dimana Yusaki berada.
"ah tidak, hanya sedang mencari angin sambil melihat pemandangan saja." jawab Yusaki mengalihkan kembali perhatiannya ke cakrawala lepas.
PLUUKK.. sesuatu yang hangat dan lembut menyelimuti tubuh Yusaki. Yusaki menolehkan wajahnya ke belakang, wajah dengan senyuman lembut menghangatkan hati menyamput tolehan Yusaki sembari menyelimuti tubuh Yusaki.
"Na..Nao.. ?" Yusaki terbuai kehangatan senyuman lembut itu hingga wajahnya berubah merah padam.
"di luar sangat dingin, tidak baik kalau kamu hanya mengenakan piyama tanpa selimut hangat pada udara seperti ini, nanti kamu sakit Yusa.." jelas Naoki lembut. "i..iya.." jawab Yusaki dalam dekapan selimut hangat yang membebat dirinya.
Naoki pun berbalik badan ingin berlalu pergi meninggalkan Yusaki. dengan cepat mata Yusaki menyadari kepergian Naoki, sekejap mata tanpa berfikir tangan Yusaki menggenggam tangan Naoki yang hendak pergi. Naoki pun terhenti dan berbalik memandang Yusaki yang menggenggam tangannya sambil tertunduk diam dengan wajah bersemu merah.
Naoki mengerti maksud Yusaki, baru kali ini Yusaki menggenggam tangan Naoki terlebih dahulu, biasanya Naokilah yang selalu menggenggam tangan Yusaki saat ia sedang gundah seperti ini. Naoki menunduk lebih rendah dari Yusaki duduk, ia memandang lekat wajah Yusaki yang bersemu merah yang berusaha memalingkan perhatiannya.
"ada apa ? ada yang ingin kau katakan ?" tanyanya lembut.
"ti..ti.. tidak kok, nggak ada apa-apa." Yusaki semakin tak bisa menyembunyikan apa yang ia rasakan lagi.
Jantung Yusaki berdegup kencang seakan akan melompat dari dalam dadanya dan meledeak, wajahnya yang bersemu merah bagaikan terbakar panasnya mentari terik, napasnya begitu sesak seakan di dunia ini sudah tak ada oksigen lagi, badannya gemetar hebat tak terhenti, walau ia mencoba mengendalikannya, tetap saja sulit untuk di sembuyikan.
Naoki menyiratkan senyuman yang kian lembut, yang membuat Yusaki semakin salah tingkah. tak biasanya Yusaki seperti ini, Yusaki yang cool dan dingin kini bagai es krim vanila yang meleleh dalam hangat kelembutan.
tanpa di sadari Yusaki yang bergelut dengan perasaannya yang kacau balau, dengan lembut bibir Naoki menyentuh bibir Yusaki..
.........to be continued..
Diposting oleh Alfa Zalfah di 00.09 0 komentar
Label: story
Senin, 07 Juni 2010
lamunan
perasaan ini mengusik ku..
membuat jemu dikala waktu..
memandang sendu..
berharap kau di samping ku..
tapi semua begitu jauh..
begitu jauh untuk ku capai..
begitu jauh untuk di gapai..
hingga harap pilu yang tersisa..
dalam lamunku..
muncul bayang wajah mu..
belaian kelembutan mu..
tersirat senyum hangat mu..
tanpa sadar ku menunggu..
ketidak pastiannya..
terus menunggu dalam harapan..
harapan kosong dalam lamunan..
Diposting oleh Alfa Zalfah di 05.54 0 komentar
Label: poetry
Sabtu, 05 Juni 2010
Apa kau tau ?
Menatap mu sendu dalam kesepian..
Tersirat senyuman penuh kesedihan..
Berharap diri mu disini..
Menemani ku warnai hari ku..
Apakah kau merasakannya..
Apa yang ku rasakan padamu..
Perasaan yang tersirat..
Terlahir dalam benak ku untuk mu..
Diposting oleh Alfa Zalfah di 19.49 0 komentar
Label: poetry
Jumat, 04 Juni 2010
Tatto Kiss
Tattoo Kiss
hajimari wa
aka to kuro no Passion
toki ni urahara na
kokoro wo tayori ni
Tattoo Kiss
kiri fuda wa
mirai wo kaeru Mission
koi ni aimai na
kotae wa iranai
Arienai genjitsu
mienai FURI shite mo Bet
egatai shinjitsu
Can you feel me now?
Nesshi yasui
jibun ni Say what?
tomadou ii bu
Dreamin' samenai yume
ochiteku sadame
Don't stop lovin'
Can't stop lovin' you
YA YA YA...
Believe in you hikikae ni
subete ushinatte mo
Still lovin'
Can't stop lovin' you
NO NO NO...
kizu hitotsu kurezu ni
owaru nante One more play
KYANSERU nara ima
Do you love me more?
kawari yasui
kibun wa Big deal
samayou Heaven
Dreamin' ichiru no hoshi
megami ni yudane
Don't stop lovin'
Can't stop lovin' you
YA YA YA...
Believe in you nozomu MONO
subete te ni shite mo
Still lovin'
Can't stop lovin' you
NO NO NO...
Dreamin' samenai yume
ochiteku sadame
Don't stop lovin'
Can't stop lovin' you
YA YA YA...
Believe in you hikikae ni
subete ushinatte mo
Still lovin'
Can't stop lovin' you
NO NO NO...
Tattoo Kiss
hajimari wa
aka to kuro no Passion
toki ni urahara na
kokoro wo tayori ni
Tattoo Kiss
sukoshizutsu
kinou ni fure Passion
tsune ni iro asenu
RISUKU wo kiri sute
Tattoo Kiss
kiri fuda wa
mirai wo kaeru Mission
koi ni aimai na
kotae wa iranai
Diposting oleh Alfa Zalfah di 22.22 0 komentar
Label: song

