CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Senin, 14 Juni 2010

Tale of Amaya's story (part.1)

"aku suka kamu"..
sebuah kata-kata yang sulit sekali ku ucapkan, dan hanya dapat ku tulis dalam selembar kertas putih dengan pulpen ku.


siang itu matahari bersinar terik, cakrawala begitu biru sejauh mata memandang, sang bayu berhembus lembut menerpa. dengan gugup ku berdiri di hadapannya sembari menggenggam sepucuk surat yang telah ku tulis.

ku kumpulkan sebanyak mungkin keberanian yang ku punya, dengan tubuh kecil ku ini ku kumpulkan keberanian yang ku miliki. ku dongakan wajah ku menatapnya, dengan sesak dengan debaran jantung ini ku coba berkata-kata, tapi tak sepatah pun terucap. ku hanya dapat menjulurkan kedua tangan ku menyerahkan sepucuk surat yang ku tulis.

dengan enggang dia menerima surat yang ku tulis, kemudian ia membacanya di tempat. karena takut ku hanya dapat merunduk diam. perasaan ku bercampur aduk, perasaan senang, takut, gugup, dan berbagai perasaan yang sulit ku lukiskan bercampur aduk tak karuan.

ku angkat wajah ku perlahan untuk menatap dirinya. sesaat ku tertegun menatapnya. menatap dirinya merobek-robek surat yang ku tulis sepenuh hati ku, dan bibirnya seperti mengatakan sesuatu tapi aku tak dapat mendengarnya bagai angin yang berhembus pelan dengan suara samar yang hampir tak terdengar.

aku tak dapat menatap wajahnya, aku tak tau ekspresi apa yang di tunjukannya. ia pun berlalu pergi tanpa mengatakan sepatah kata pun dan menatap wajahku yang merunduk pilu menelan rasa sakit dan malu yang tak terungkapkan.

bayangannya pun menghilang dari pandangan ku. sakit memang hati ku merasakannya, akan tetapi mengapa hati ini masih terus megharapkan dan mengejar bayangnya di padangan mata ku.

tak terasa 3 tahun berlalu dengan usaha ku mengejarnya tiada hasil dan nihil. akhirnya ku putuskan melupakannya dan memulai kehidupan ku yang baru di SMP sekarang ini bersama sahabat-sahabat yang selalu menemani dan membantu ku.

kehidupan ku pun berubah, style ku pun berubah. kini aku bukan anak SD yang manis dan suka memakai pakaian yang manis dan feminin, melainkan gaya ku yang baru.

4 bulan ku lewati masa ku di SMP dengan gembira tanpa memikirkannya. akan tetapi secara tiba-tiba ia kembali dalam kehidupan ku yang baru. bukan dengan cara yang menyenangkan dan kenangan yang indah, akan tetapi hanya keburukan yang menyelimuti diriku..






...........to be continued..

0 komentar: